Paris, sebuah ibukota dari negara
Perancis yang terkenal sebagai Kota/Negara penuh keromantisan. Mengapa tidak?
Negara ini merupakan negara dimana milyaran orang dari penjuru bumi datang
untuk merasakan bagaimana keromantisan yang dikatakan oleh banyak orang. Dan
memang benar apa yang dikatakan oleh mereka.
Jumat, 13 November 2015 semua canda tawa dari
setiap orang yang ada pada malam itu berubah menjadi isak tangis dan ketakutan.
Baca juga Kronologi
Teror Paris - Oleh Viva.co.id. Ratusan orang tewas dalam sebuah insiden
yang terjadi hampir bersamaan (bahkan bisa dibilang bersamaan) di dekat
kesenian Bataclan.
Diambil dari Viva.co.id yang mereka kutip dari
Telegraph pada Sabtu 14 November 2015.
Semuanya berawal dari terjadi insiden seorang
pria yang tidak dikenal identitasnya melakukan penembakan disebuah restoran
sehingga menyebabkan sejumlah orang tewas dan luka-luka. Pelaku menggunakan
senapan Kalashbikov atau yang lebih dikenal oleh gamers yang sering bermain
game shooter sebagai AK. Lalu berlanjut pada kejadian bom bunuh diri di luar
stadium utama State de France, saat itu Prancis sedang bertanding melawan tim
Germany, dalam insiden itu beberapa orang tewas.
Di lokasi lain pada 21:48 waktu setempat, Saksi
mata mengatakan, orang-orang bersenjata menyandera belasan orang di gedung
konser Bataclan (serangan tembakan kedua). Gedung konser berdekatan dengan
kantor Charlie Hebdo, yang dulu pernah diserang oleh kelompok militan.
22. 29
Seorang pria bersenjata
berteriak, “Ini untuk Suriah, Allahu akbar.”
Pada 23.02 - Presiden Hollande
mengumumkan melalui televisi dan radio bahwa keadaan darurat untuk Prancis akan
segera dideklarasikan. “Prancis harus kuat melawan terorisme. Penyerang berada
di Paris, ini mengkhawatirkan. Kami mengerahkan seluruh tenaga keamanan, pertemuan
Kabinet akan dilakukan, militer sudah dikerahkan,” kata Presiden Hollande.
Setelah itu seorang saksi
mengatakan bahwa tiga orang bersenjata dan mengenakan jaket antipeluru mulai
melakukan penembakan di tengah-tengah konser di gedung Bataclan. Ada sekitar
1.000 orang di sana, saya (saksi) melihat seorang gadis tertembak tepat di
depan saya.
Pada 23.55 waktu setempat - Dua
pelaku dilaporkan tewas oleh perlawanan polisi gabungan di Bataclan.
140 korban dinyatakan tewas. Lebih dari 100 korban tewas atas penembakan di Bataclan dan 40 lainnya di lokasi berbeda di sekitar Prancis. Tiga pelaku berhasil ditembak oleh polisi di lokasi kejadian.
Sumber : viva.co.id
Dalam sikap peduli akan tragedi Paris, banyak bentuk yang dilakukan oleh masyarakat dunia. Mulai dari hastag "PrayforParis", foto profil Facebook menggunakan warna Biru Putih Merah dimana hal ini adalah warna bendera dari Prancis dan masih banyak bentuk kepedulian akan aksi teror berdarah tersebut.
Marilah kita doakan bersama-sama tentang tragedi Paris ini.